GPBB

...Our Home Church.

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Sapaan Gembala

E-mail Print PDF

Jemaat yang Tuhan kasihi,

                Tema Kebaktian Umum kita sudah memasuki pilar ketiga dari enam pilar yang ada, yaitu pilar Hidup Bertumbuh. Bertumbuh dalam hal apa? Tentu saja dalam hal-hal yang baik dan berkenan di hadapan Tuhan. Sesuai arti harafiah kata bertumbuh: menjadi lebih baik, dan lebih bak lagi. Banyak hal yang baik dan perlu dalam hidup bergereja, tetapi yang akan menjadi fokus kita berkenaan dengan pilar hidup bertumbuh ini menyangkut empat hal: betumbuh dalam iman, bertumbuh dalam relasi pribadi dengan Tuhan, bertumbuh dalam ketekunan, dan bertumbuh perbuatan baik.

                 Mengapa hal tentang bertumbuh ini dimasukkan sebagai salah satu pilar dalam peta pembinaan di gereja kita? Karena pertumbuhan itu merupakan salah satu ciri utama dari kehidupan. Gereja yang tidak betumbuh adalah gereja yang mati, seumpama garam yang tidak asin. Dan garam yang tidak asin, seperti kata Tuhan Yesus, tidak ada gunanya selain dibuang dan diinjak orang. Karena itu gereja, agar senantiasa “diperhitungkan” kehadiran-nya – bukan hanya oleh warganya, tetapi juga oleh lingkungan di sekitar – tidak dapat tidak ia harus bertumbuh. Setidaknya bertumbuh dalam empat area seperti yang telah disebutkan di atas. Selamat bertumbuh.

 

Meributkan yang (Tidak) Penting

E-mail Print PDF

                     Pada tahun 1550, gerakan reformasi gereja Eropa Barat sudah menyebar dan berkembang sampai ke Inggris. John Hooper, salah seorang tokoh reformasi yang sebelumnya sempat lari ke Eropa daratan untuk menghindari penganiayaan di Inggris, akhirnya kembali ke negaranya. Ia kemudian diangkat menjadi uskup untuk jemaat di Gloucester. Akan tetapi proses penahbisannya tidak berlangsung lancar. Ini disebabkan karena penolakannya untuk mengenakan pakaian yang biasa dipakai oleh para imam di Inggris saat itu. Pakaian yang dimaksud adalah jubah (surplice) dan sehelai kain yang digantungkan di bagian belakang jubah tersebut (cope). Ia berpendapat bahwa pakaian tersebut tidak sesuai dengan ajaran Alkitab karena tidak tercatat dipergunakan oleh gereja mula-mula. Ia juga berpendapat bahwa pakaian demikian lebih cocok kepada sistem keimaman Yahudi daripada kekristenan.

                    Penolakannya ini membuat para tokoh reformasi yang lain, termasuk Martin Bucer, turun tangan untuk menyelesaikan persoalan yang ada. Para tokoh reformasi ini di satu sisi setuju kepada Hooper bahwa aturan berpakaian imam tersebut tidak tertulis di Alkitab. Tapi mereka juga berpendapat bahwa hal ini tidaklah perlu terlalu dipermasalahkan. Secara spesifik Bucer berpendapat bahwa ada banyak masalah gereja yang lebih penting dan lebih layak untuk dipermasalahkan, seperti kurangnya jumlah pendeta, kurangnya maksimalnya fungsi penggembalaan jemaat oleh para pendeta, kebutuhan akan bahan katekisasi dan penegakan disiplin gereja.

Read more...
 
  • «
  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  3 
  •  4 
  •  5 
  •  6 
  •  7 
  •  8 
  •  9 
  •  10 
  •  Next 
  •  End 
  • »


Page 1 of 193

Picture of the Day

 
AkhirTahun_69
 

Date: 01/01/2009 Views: 37

GPBB Upcoming Events

11.09.2010 16:30 - 18:00
Persekutuan Pemuda

12.09.2010 09:00 - 10:30
Kebaktian Umum 1

12.09.2010 11:00 - 12:30
Kebaktian Umum 2

18.09.2010 16:30 - 18:00
Persekutuan Pemuda dan KKM

19.09.2010 09:00 - 10:30
Kebaktian Umum 1

Who's Online

We have 16 guests online