GPBB

...Our Home Church.

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Sapaan Gembala

E-mail Print PDF
Jemaat yang Tuhan Yesus kasihi,

                Hidup beribadah bukan sekadar panggilan kita sebagai orang percaya, tetapi lebih dari itu adalah kebutuhan. Melalui ibadah kita akan selalu diingatkan kepada ”Sang Sumber Hidup”, dan bahwa kita, betapa pun, adalah insan ciptaan. Dengan begitu kita bisa tetap ”eling dan waspada”. Mawas diri. Tidak patah arang dalam hamparan kesusahan, tidak lupa diri dalam gelimang kejayaan.

               Dalam pengertian umum, keseluruhan hidup kita adalah ibadah. ”Persembahkan tu-buhmu sebagai persembahan yang kudus dan berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati,” demikian firman Tuhan (Roma 12:1). Dalam pengertian khusus, ibadah adalah ketika kita datang berbakti di gereja.

           Maka, karena ke gereja itu adalah ibadah kepada Tuhan, marilah kita datang dengan sepenuh kegembiraan dan hormat kita. Seumpama kita datang bertamu kepada ”seseorang” yang sangat kita hormati dan agungkan; tentunya tdk dengan sembarangan dan asal-asalan datang. Betul bahwa ke gereja itu soal hati, bukan soal yang kelihatan dari luar. Tetapi ja-ngan lupa, apa yg tampak dari luar, biasanya itu merupakan cerminan dari dalam hati kita juga. Selamat beribadah.
 

Pertemuan Marburg

E-mail Print PDF
                Salah satu peristiwa menyedihkan yang menjadi perseteruan Luther dan Zwingli terjadi di pertemuan Marburg, tahun 1529. Di benteng Marburg, atas undangan pangeran Philip dari Hesse, kedua tokoh reformasi itu bertemu untuk mendiskusikan beberapa topik teologis, dan yang paling menonjol adalah seputar Perjamuan Kudus. Luther memaknai “Inilah tubuhku” dalam Perjamuan Kudus sebagai wujud kehadiran nyata tubuh Kristus dalam roti, meskipun roti itu tetap menjadi roti. Sedangkan Zwingli, memberikan makna bahwa roti dan anggur dalam perjamuan kudus merupakan simbol kehadiran dan karya Kristus.

               Kedua tokoh itu masing-masing melandaskan pemahaman mereka kepada Alkitab. Akan tetapi sayangnya, perbedaan pandangan dan penafsiran thd ayat Alkitab itu justru membuat mereka semakin jauh. Dan perbedaan itu tetap tidak teratasi. Menjelang akhir diskusi selama dua hari tersebut, kubu Luther mengajukan beberapa sikap teologis. Kubu Zwingli menyatakan sepaham atas 14 sikap teologis diantaranya, dan hanya berbeda di satu sikap saja, yaitu mengenai makna roti dan anggur perjamuan kudus. Akhirnya, kedua kubu setuju untuk tidak sepakat atas pokok masalah itu. Sejarah mencatat, Luther bahkan enggan berjabat tangan dengan Zwingli dan Zwingli mencucurkan air mata. Perpisahan itu pun berlanjut hingga abad-abad selanjutnya.

            

Read more...
 


Page 9 of 193

Picture of the Day

 
AkhirTahun_44
 

Date: 01/01/2009 Views: 29

GPBB Upcoming Events

11.09.2010 16:30 - 18:00
Persekutuan Pemuda

12.09.2010 09:00 - 10:30
Kebaktian Umum 1

12.09.2010 11:00 - 12:30
Kebaktian Umum 2

18.09.2010 16:30 - 18:00
Persekutuan Pemuda dan KKM

19.09.2010 09:00 - 10:30
Kebaktian Umum 1

Who's Online

We have 16 guests online