Kotbah

Kamu Yang memberi Makan (Luke 9:10-17)

Pst. Traugott Boeker, July 22, 2018
Part of the series, preached at a Sunday Morning service

Peristiwa pemberian makan lima ribu orang ini sangat historis dan satu-satunya mukjizat yang tercatat di 4 Injil (Matius, Markus, Lukas, Yohanes). Ada dua pelajaran yang sangat indah dalam peristiwa ini:
1. Tuhan Yesus mempunyai kuasa menciptakan yang tidak ada menjadi ada.
2. Yesus mau memampukan kita murid-muridNya untuk bisa berbagi kepada orang lain, tapi semuanya dari Dia.

Beberapa poin dari bacaan Matius 14:14-21:
1. Tuhan Yesus sangat kaya. Rencana untuk beristirahat gagal karena ada orang banyak, namun Dia tidak merasa terganggu. Dia kaya dalam damai sejahtera, tidak terganggu akan kehadiran orang banyak yang butuh Dia. Tuhan Yesus melihat dengan penuh kasih, tidak egois, melihat ke dalam kebutuhan tiap-tiap orang, keramahan asli yangtidak dibuat-buat. Tuhan Yesus tahu masalah kita masing-masing dan hatiNya tergerak dengan belas kasihan.
2. Apakah kita murid-murid Yesus miskin? Dimanakah kekayaan rohani kita yang bisa kita bagikan? Seringkali kita menggunakan pertimbangan akal sehat kita saja: “... hari sudah sore… suruh mereka pergi (ayat 15); “Kami hanya punya lima roti dan dua ikan” (ayat 17). Ingatlah kekayaan rohani yang kita miliki untuk dibagikan kepada orang lain (misi di Indonesia menjangkau suku-suku yg belum mengenal Tuhan). Seringkali kita tidak mengijinkan itu terjadi karena akal sehat kita segera bekerja (saya tidak bisa, saya sibuk, saya punya tanggung jawab lain, dll)
3. Tuhan Yesus mau memberkati orang-orang melalui kita. “Tidak usah mereka pergi, kalian saja memberi mereka makan” (ayat 16). Kita merasa tidak sanggup karena kita merasa miskin, tapi bawalah kepada Yesus semua yang kita miliki (kecerdasan, intelektual, karier kita, dll) dan Yesus akan memampukan kita, jangan kuatir, Ia tidak menahan kebaikan dari orang yang hidupnya tak bercela (Mazmur 84:12). Syukurilah apa yang bisa kita bawa kepada Tuhan dan Ia mau kita berbagi. Tuhan menunggu kita melayani suku-suku di Indonesia yang belum mengenalNya, pakai apapun profesi kita jadikanlah jalan masuk.
4. Siapa yang memberi kepada Tuhan tidak mungkin rugi karena Anda tidak akan memberi lebih besar dari Tuhan. Peristiwa memberi makan lima ribu orang ini berakhir dengan semua orang makan dengan kenyang dan sisa 12 bakul makanan untuk murid murid. Betapa Tuhan memberi sangat besar jauh lebih besar dari yang kita bisa beri kepadaNya.

Bawalah yang kita miliki kepada Tuhan, Anda akan jadi berkat bagi orang lain, dukung dan doakanlah pekerjaan misi, dan percayalah kita tidak akan rugi.

Tags:

Earlier: Same day: Later:
« Amanat Agung Dalam Perjanjian Baru None Berlomba Maju dan Tekun »
ERROR: The IP key is no longer supported. Please use your access key, the testing key 'TEST'
Powered by Sermon Browser