Kotbah

The Brightest Way (Kelahiran Kristus Membawa Jalan Terang) (Isaiah 9:1, John 1:9, John 12:46)

GI Yudi Jatmiko, December 2, 2018
Part of the Advent 2018 series, preached at a Sunday Morning service

Kitab Yesaya memiliki dua sisi dalam aspek nubuatan: (1) Penghukuman (Judgement) dan (2) Pemulihan (Hope). Itulah sebabnya kitab Yesaya sering disebut sebagai “the book of judgement” dan “the book of hope”.

Mengapa the book of judgement? Karena pada waktu itu Israel tidak lagi hidup seturut perkataan Tuhan, walaupun sudah ditegur. Dalam Yesaya 5, Yesaya mencatat imagery nyanyian kebun anggur. Israel digambarkan sebagai kebun anggur Tuhan yang tidak menghasilkan buah sehingga menimbulkan kesedihan bagi Tuhan (Yes.5:7), padahal Tuhan mengharapkan mereka menghasilkan buah keadilan dan kebenaran. Yesaya menegur bangsa Israel dengan 6 perkataan celaka (Yes 5:8,11,18,20,21,22) untuk menyatakan emphasis bahwa penghukuman Tuhan pasti terjadi. Ps.5:24 menggambarkan kondisi kerohanian Israel yang kering, rusak dan barren (“akar-akar menjadi busuk dan kuntum beterbangan seperti abu”). Ini disebabkan karena Israel menolak perkataan danfirman Tuhan (ay.24b). Padahal, Firman Tuhan adalah pelita dan terang. Israel benarbenar mereka berjalan dalam kegelapan. Umat manusia saat ini tidak jauh berbeda dari Israel. Manusia masih hidup dalam kesepian, masih ada jurang keterpisahan sosial, masih terjerat dalam dosa seksual. Kegelapan itu masih melingkupi kita. Kita tidak jauh lebih baik dari Israel.

Namun, Firman Tuhan memberikan pengharapan (Yes 8:23-9:1). Yesus adalah terang yang sesungguhnya (kebenaran yang absolut, yang menjadi dasar ukuran bagi segala sesuatu). Ia adalah aletheia (kebenaran yang absolut). Ia menjadi dasar bagi segala moralitas dan karakter kebanaran (dikaiosune). Firman Allah yang adalah pelita dan terang itu telah menjadi daging. Sang Pencipta tahu cara terbaik untuk menyelesaikan masalah dosa dan kegelapan, yaitu melalui Yesus yang mati dan bangkit, sehingga kita bisa keluar dari kegelapan dan tinggal di dalam terang.

Kita sedang hidup dalam terang, jika kita dengan pertolongan Kristus, mematahkan belenggu kesepian, kekosongan hidup, keputusasaan. Kita juga hidup dalam terang jika kita mengangkat orang lain dari keterpurukan, dan jika kita hidup dalam kejujuran dan keterbukaan untuk membawa semua dosa kita serta mengakuinya dan mencari pertolongan. Janganlah kita bergumul sendirian. Dalam kasih karunia Tuhan, pertolongan akan disediakan dalam komunitas umat Tuhan. Tuhan mau supaya kita bukan hanya memiliki terang, tetapi tidak lagi tinggal dalam kegelapan. Mari terus melangkah di dalam terang!

Tags:

Earlier: Same day: Later:
« Yesus Sahabat Sejati None The Perished Way (Kelahiran Yesus menyelamatkan manusia dari kebinasaan) »
ERROR: The IP key is no longer supported. Please use your access key, the testing key 'TEST'ERROR: The IP key is no longer supported. Please use your access key, the testing key 'TEST'ERROR: The IP key is no longer supported. Please use your access key, the testing key 'TEST'
Powered by Sermon Browser