Tim Misi

Pelayanan Tim Misi bisa dikelompokkan menjadi empat, yaitu Doa, Mobilisasi Gereja, Badan Penyantun dan Dana.

Kelompok Doa berkomunikasi langsung dengan para misionaris dan menjadi jawaban doa bagi mereka. Saat ini ada 7 kelompok doa (Roger Doriot, Lynda Tobing, Yulius Telaumbauna, Daniel Sunardi, Fonny Khoe, Andreas Jonathan, Evelin Perdana). Koordinator Tim Doa berkomunikasi dengan Tim Mezbah Doa untuk penyelenggaraan Mezbah Doa focus pada misi setiap 2 bulan.

Kelompok Mobilisasi Gereja bertujuan untuk menggerakkan jemaat dalam bermisi melalui seminar atau pembinaan dan juga bulan misi. Seminar biasanya diselenggarakan bersama dengan tim/komisi lain pada hari Sabtu.

Yesus mendekati mereka dan berkata: “Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.”
Matius 28: 18-20

Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi.
Kisah Rasul 1: 8

Saudaraku yang kekasih, engkau bertindak sebagai orang percaya, di mana engkau berbuat segala sesuatu untuk saudara-saudara, sekalipun mereka adalah orang-orang asing. Mereka telah memberi kesaksian di hadapan jemaat tentang kasihmu. Baik benar perbuatanmu, jikalau engkau menolong mereka dalam perjalanan mereka, dengan suatu cara yang berkenan kepada Allah. Sebab karena nama-Nya mereka telah berangkat dengan tidak menerima sesuatupun dari orang-orang yang tidak mengenal Allah. Kita wajib menerima orang-orang yang demikian, supaya kita boleh mengambil bagian dalam pekerjaan mereka untuk kebenaran.
3 Yoh 1:5-8

Kelompok Badan Penyantun – perjalanan misi (mission trip) ke SD Harapan Yobel diadakan bersama komisi-komisi lainnya minimal setahun 2 kali. Tujuannya untuk membantu memberikan pendidikan karakter kepada anak-anak di sana. Selanjutnya Badan Penyantun dibentuk untuk menjadi penggerak atau memberi arahan mengenai keseluruhan proses belajar mengajar di sana.

Walaupun belum dalam bentuk Badan Penyantun, GPBB juga turut menunjang pelayanan kepada SMK BOPKRI Sentolo and Asrama BOPKRI Wates.

Kelompok Dana – bendahara bertugas untuk memastikan pembukuan dalam dan luar keuangan gereja berjalan dengan baik. Untuk hubungan keluar, bendahara bertugas memastikan setiap dana yang keluar, ada bukti proposal masuk dan bukti tanda terima. Salah satu kendala disini adalah rata-rata organisasi di Indonesia, tidak terbiasa berkomunikasi dengan e-mail dan kadang-kadang kurang baik dalam hal pembukuan. Untuk urusan dalam gereja, semua persembahan misi akan dikelola oleh bendahara gereja.

Tim Misi memerlukan bantuan personil untuk melakukan koordinasi dalam kegiatan mobilisasi gereja, Badan Penyantun BOPKRI, menggantikan koordinator doa misi yang akan studi lanjut.

 

 

Kontak

Yonatan Heruwatono
pelayanan.gpbb@gmail.com

Daftarkan Dirimu