Satu di dalam Perbedaan
by GPBB ·
Galatia 3:28 - Dalam hal ini tidak ada orang Yahudi atau orang Yunani, tidak ada hamba atau orang merdeka, tidak ada laki-laki atau perempuan, karena kamu semua adalah satu di dalam Kristus Yesus.
Perbedaan itu wajar karena seperti itulah Tuhan menciptakan manusia. Seringkali perbedaan itu menyebabkan ketidak nyamanan dan manusia cenderung lebih suka untuk menghindari perbedaan. Seiring dengan perkembangan internet dan media sosial, lebih mudah untuk menemukan komunitas yang homogen, sehingga sedapat mungkin komunitas yang heterogen pun dihindari. Mental seperti inipun sepertinya juga terbangun di dalam gereja, dimana orang Kristen mencari komunitas yang lebih homogen sebagai tempat beribadah bersama, apalagi di Singapura dimana terdapat banyak sekali gereja.
Saya teringat satu pengalaman sekitar 20 tahun yang lalu dimana saya ditugaskan untuk mengerjakan mesin pabrik di salah satu area industri di Penang selama beberapa hari. Penugasan saat itu melewati hari Minggu. Berhubung saya tidak terlalu paham area disana dan lebih jauh lagi saya juga tidak dapat menyetir, saya pergi ke gereja yang tidak terlalu jauh dari tempat saya menginap. Gereja itu berbeda secara denominasi dan tidak ada orang yang saya kenal. Saya pergi ke gereja itu karena ingin beribadah dan sepertinya saat itu, hanya gereja tersebut satu-satunya pilihan. Dalam perbedaan tersebut, saya menggabungkan diri dengan komunitas Kristen di gereja tersebut.
Firman Tuhan hari ini mengingatkan akan kesatuan orang percaya dalam Kristus yang sudah menebus mereka menjadi satu umat. Namun, ada banyak perbedaan yang harus dijembatani dalam umat ini karena tidak mudah untuk menghadapi perbedaan. Komunitas GPBB dikaruniai heterogenitas oleh Tuhan, perbedaan adalah anugerah dan ujian untuk tetap menjadi satu dan saling melengkapi dalam perbedaan tersebut. Apalagi kalau GPBB dan BBPC dapat menjalin hubungan yang lebih dekat sebagai satu komunitas gereja. Tentunya kesatuan ini akan menjadi kesaksian yang indah dihadapan Tuhan dan juga di hadapan masyarakat yang umumnya ‘terpecah’ karena perbedaan. (VL)
Image courtesy of Freepik

