Lebih dekat dengan Tuhan
by GPBB ·
Dalam suatu diskusi, Dalai Lama mendapat pertanyaan yang sangat provokatif namun sederhana: Yang Mulia, apakah agama yang terbaik di dunia? Sebagai seorang Dalai Lama, tentu sudah terbiasa dengan pertanyaan yang bernuansa politis, filosofikal dan hal praktis lainnya, termasuk juga pertanyaan yang bersifat multi tafsir. Diperlukan pemikiran, kematangan dan ketenangan untuk bisa menjawabnya dengan tepat. Akankah beliau menjawab Budha, Kristen, Islam, Katolik atau Hindu? Dengan bijak, sang pemimpin spiritual itu menjawab “Agama yang terbaik adalah yang membuatmu lebih dekat pada Tuhan, yang membuatmu menjadi pribadi yang lebih baik.“
Jika Tuhan Yesus ditanya pertanyaan yang sama, saya pikir IA akan menjawab, “Agama yang terbaik adalah agama yang menyembah kepada TUHAN yang menebus dosa manusia. Karena inti masalah manusia adalah melepaskan diri dari belenggu dosa (Yohanes 3:29-34) Pertama dan utama adalah pertobatan total berbalik dari segala prilaku yang jahat akan membuat seorang manusia berubah menjadi pribadi yang baru, bukan pribadi yang lebih baik (ingat istilah: Lahir baru untuk menjadi ciptaan baru -Yohanes 3:3; II Korintus 5:17-)
Pertanyaan berikutnya ke Dalai Lama, “Apa yang bisa membuat seseorang menjadi lebih baik?“ Beliau menjawab, “Apapun yang membuatmu berwelas asih, bijak, mandiri, mencintai dan peduli sesama, bertanggung jawab dan bertingkah laku etis.“ Anda setuju?
Setiap agama sudah barang tentu memiliki aturan mendasar yang tertata rapi dalam kitab sucinya masing-masing yang membawa manusia agar lebih berkualitas dan bermanfaat bagi sesama. Saya pikir ketika seseorang telah menjadi ciptaan baru maka segala welas asih, bijak, mandiri dll seperti disebut diatas akan muncul dengan sendirinya dan semua perbuatan tersebut lahir dari hati yang tanpa pamrih. Sebagai orang Kristen selayaknya kita semua bisa lebih berarti terhadap sesama dan alam di sekitar kita.
Agama dan kitab suci bagaikan sekeping uang logam dengan dua muka yang tidak bisa dipisahkan. Untuk mengerti agama harus mulai dari kitab sucinya. Untuk mengerti kekristenan harus dimulai dari membaca dan mempelajari Alkitab. Mau tidak mau kita harus lebih rutin membaca Alkitab, lepaskan semua kepentingan kita, biarkan kita dibimbing oleh Alkitab dan rela dirubah ketika Alkitab menyatakan kesalahan kita.
GPBB menyediakan tuntunan membaca Alkitab rutin setiap hari. Kita bisa memakainya setiap hari untuk lebih mengenal TUHAN. Alkitab berisi banyak kata bijak, ajaran yang benar dan mengajak kita semua untuk berubah dan berbuah. Sudahkah kita menjadi pribadi yang lebih baik? Sudahkah kita semakin etis dan moralis? Sudahkah kita menjadi ciptaan baru dalam Kristus? (J.Th)
Image courtesy by unsplash

