Menjaga Hati
by GPBB ·
Photo by Puwadon Sang-ngern
Amsal 4:23 Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.
Penulis Philip Yancey mengejutkan banyak orang Kristen ketika dia menulis sebuah pengakuan mengenai hubungan perselingkuhan selama 8 tahun terakhir di awal tahun 2026. Semenjak itu, dia mengundurkan diri dari pelayanan untuk menata kembali kehidupan baik secara pribadi di hadapan Tuhan maupun dengan keluarganya. Tidak terlalu jelas apakah yang mendorong Yancey menulis pengakuan tersebut karena sepertinya perselingkuhan tersebut tidak diketahui oleh publik sebelum pengakuan tersebut diterbitkan. Banyak orang tentunya bertanya-tanya bagaimana mungkin seorang yang menulis banyak buku yang memberkati begitu banyak orang Kristen dapat menjalani kehidupan ganda dalam perselingkuhan. Wajar apabila integritas Yancey akan dipertanyakan.
Apa yang terjadi kepada Yancey mungkin terjadi kepada setiap orang Kristen, termasuk mereka yang menjadi hamba Tuhan di gereja. Setiap orang Kristen adalah orang yang sudah terbiasa berdosa yang diselamatkan karena anugerah yang sedang mengalami proses pengudusan. Ayat perenungan hari ini mengingatkan untuk setiap orang Kristen supaya senantiasa menjaga hatinya dengan segala kewaspadaan. Dalam dunia ini banyak pencobaan yang dapat menjerat setiap orang Kristen yang lengah. Oleh sebab itu, adalah teramat sangat penting untuk menjaga hati dengan memelihara relasi yang terbuka kepada Tuhan dan juga teman-teman rohani demi adanya akuntabilitas dalam menjalani keseharian. Mungkin hidup kita tidak sempurna, tetapi semoga kita tidak membenarkan diri atau mengkompromikan iman sehingga terjerat dalam keberdosaan.
Mungkin keterbukaan kepada Tuhan atau teman-teman rohani inilah yang menjadi salah satu faktor pengakuan Yancey. Apabila ia sungguh mengakui keberdosaanya di hadapan Tuhan dan bertobat, tentunya kita dapat meyakini bahwa pengampunan Tuhan itu pasti. Berkaca dari pengalaman Yancey, marilah kita menjaga hati dan meminta Tuhan untuk menyelidiki hati kita apabila ada yang perlu diselesaikan untuk menjaga kemurnian hidup di hadapan Tuhan. Soli Deo Gloria. (VL)

